Rincian Biaya Haji 2024 yang harus kamu ketahui

Biaya Haji

Besaran biaya haji berubah tiap tahunnya. Pada tanggal 15 Februari 2023 rapat Kemenag dan DPR sudah menetapkan biaya haji reguler 2023 sebesar Rp 49.812.700 . Biaya haji reguler ini akan diumumkan secara resmi di media.

Harga yang terteta adalah hasil dari persetujuan dalam rapat kerja antara Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Komisi VIII DPR di Kompleks MPR/DPR Senayan Jakarta.

Embarkasi Haji Reguler

  1. Embarkasi Aceh
  2. Embarkasi Medan
  3. Embarkasi Batam
  4. Embarkasi Padang
  5. Embarkasi Palembang
  6. Embarkasi Jakarta
  7. Embarkasi Kertajati
  8. Embarkasi Solo
  9. Embarkasi Surabaya
  10. Embarkasi Banjarmasin
  11. Embarkasi Balikpapan
  12. Embarkasi Lombok
  13. Embarkasi Makassar

Kuota Haji dan Lama Antrian

Kuota jemaah haji asal Indonesia tahun ini mendapatkan penambahan dari Pemerintah Arab Saudi sebesar 10.000 orang. Sehingga, kuota haji Indonesia menjadi 231.000 dari sebelumnya 221.000. Jumlah itu terdiri dari 212.520 jamaah haji reguler dan 18.480 orang haji khusus.

Lama Antrean Haji Per Provinsi Kuota (2023)

WILAYAHKUOTATAHUNPORSI TERAKHIRJUMLAH PENDAFTARLUNAS TUNDA
ACEH41083301002104891344362126
SUMATERA UTARA78172102003031171581074054
SUMATERA BARAT43302403001808311029092383
R I A U47392604002080581194722676
J A M B I2733320500133936855911492
SUMATERA SELATAN65892306002617571503483458
LAMPUNG66192308002597651506093304
DKI JAKARTA74392809003488692014623395
JAWA TENGAH2849432110138203388454615577
D.I. YOGYAKARTA2952331200147781951471526
JAWA TIMUR33035341301717771111741916967
B A L I65528140002893917833343
NUSA TENGGARA BARAT42223615002343561510992360
NUSA TENGGARA TIMUR62923160002513914336349
KALIMANTAN TENGAH151227180006719840385766
KALIMANTAN SELATAN35833819002083371334252132
SULAWESI UTARA66917210005277710927324
SULAWESI TENGAH1870232200074976421301019
SULAWESI TENGGARA1900272400080877495741086
P A P U A101025260004312824603580
BANGKA BELITUNG99927270004472726845574
B A N T E N88842728003870542357395228
GORONTALO92017350069079215365490
KEPULAUAN RIAU120923370004327927189663
KOTA BENGKULU2933307000626059616166
KAB. BENGKULU UTARA1902107000626073878108
KAB. BENGKULU SELATAN121230700062577277773
KAB. REJANG LEBONG2212307000625894872131
KAB. MUKOMUKO1672307000625963754103
KAB. SELUMA162180700062580286186
KAB. KAUR101150700062600148757
KAB. KEPAHIANG103230700062506231857
KAB. LEBONG88180700062515158146
KAB. BENGKULU TENGAH87210700062583179549
KOTA BANDUNG2327241001429662536401110
KOTA BOGOR93022100142966720185481
KOTA SUKABUMI2432010014296724743117
KOTA CIREBON3132410014295407354158
KAB. BOGOR3203241001429706760891964
KAB. SUKABUMI153617100142961625873832
KAB. CIANJUR130618100142966922233801
KAB. BEKASI2086291001429693599931138
KAB. KARAWANG2055221001429723433791009
KAB. SUBANG112718100142958820126569
KAB. PURWAKARTA71622100142953315741341
KAB. BANDUNG2435211001429606507321305
KAB. SUMEDANG82518100142946214259453
KAB. GARUT1806191001429537329631033
KAB. TASIKMALAYA140018100142971324546764
KAB. CIAMIS104920100142965819937562
KAB. CIREBON2278241001429697524881156
KAB. KUNINGAN94119100142971217722492
KAB. INDRAMAYU170022100142971736508897
KAB. MAJALENGKA110320100142972121988594
KOTA BEKASI2626241001429686628931309
KOTA DEPOK161427100142960543448857
KOTA TASIKMALAYA61824100142969214597312
KOTA CIMAHI52525100142970812621287
KOTA BANJAR168181001427658300381
KAB. BANDUNG BARAT106720100142970221282546
KAB. PANGANDARAN3642010014295877073207
KOTA PONTIANAK58423170008959013341310
KAB. SAMBAS2992217000896006282165
KAB. SANGGAU103201700089602205549
KAB. SINTANG130191700089413245775
KAB. MEMPAWAH169181700089591302199
KAB. KAPUAS HULU124241700089598287268
KAB. KETAPANG2362117000896074908120
KAB. LANDAK5014170008924467425
KAB. BENGKAYANG59181700089416100435
KOTA SINGKAWANG105251700089574259053
KAB. MELAWI96171700089549155649
KAB. SEKADAU5717170008953894626
KAB. KAYONG UTARA70161700089377106639
KAB. KUBU RAYA2912217000895816352173
KOTA BALIKPAPAN50734200014300116873276
KOTA SAMARINDA55035200014301618896263
KAB. KUTAI KARTANEGARA49230200014302014677289
KAB. TANAH PASIR2243220001429817132127
KAB. B E R A U141342000143005465781
KAB. KUTAI BARAT83222000142886179142
KAB. KUTAI TIMUR173342000143011583297
KOTA BONTANG133422000142997556482
KAB. PENAJAM PASER UTARA115332000143009368568
KAB. MAHAKAM ULU6162000142718941
KOTA MAKASSAR107641230039389443390602
KOTA PARE-PARE115432300393839485370
KAB. PINRANG33944230039389714653213
KAB. GOWA57038230039388221205356
KAB. WAJO38342230039388315771255
KAB. BONE70938230039388726789425
KAB. TANA TORAJA3325230039357981216
KAB. MAROS29538230039374911136171
KAB. LUWU2582323003938675807165
KAB. SINJAI2212623003938535728125
KAB. BULUKUMBA38535230039387513114228
KAB. BANTAENG174472300393803817695
KAB. JENEPONTO32440230039389012864179
KAB. SELAYAR108272300393772289059
KAB. TAKALAR2483523003938418540153
KAB. BARRU1622923003938734657100
KAB. SIDRAP23946230039385610799149
KAB. PANGKEP2873423003938589635158
KAB. SOPENG2373823003938898925150
KAB. ENREKANG1772423003938854083112
KAB. LUWU UTARA2172623003938465642125
KAB. PALOPO102262300393552258264
KAB. LUWU TIMUR148312300393805457976
KAB. TANA TORAJA UTARA192923003934845469
KOTA AMBON3461525000285944873100
KAB. MALUKU TENGAH127182500028525218172
KAB. MALUKU TENGGARA6614250002851990643
KAB. SERAM BAGIAN BARAT94142500028585122851
KAB. SERAM BAGIAN TIMUR94142500028604123449
KAB. KEPULAUAN ARU4318250002858375722
KAB. MALUKU TENGGARA BARAT101325000286031293
KAB. BURU94162500028581147448
KOTA TUAL100162500028593150542
KAB. BURU SELATAN4314250002860256420
KAB. MALUKU BARAT DAYA6112500028579612
KAB. HALMAHERA BARAT62213600038116124135
KAB. HALMAHERA TENGAH62203600038101119542
KOTA TERNATE2602536000381216327148
KAB. HALMAHERA UTARA93213600038133189350
KOTA TIDORE KEPULAUAN110233600038129245566
KAB. HALMAHERA TIMUR5917360003807599331
KAB. KEPULAUAN SULA107143600038122146460
KAB. MAMUJU2473038000579087255134
KAB. HALMAHERA SELATAN1861736000381392999104
KAB. PULAU MAROTAI4224360003813597826
KAB. PULAU TALIABU3222360003807170320
KAB. PASANGKAYU146293800057875416485
KAB. POLEWALI MANDAR47926380005791312104291
KAB. MAJENE2381938000578994415150
KAB. MAMASA101223800057911213160
KAB. MAMUJU TENGAH152393800057914585194
KAB. MANOKWARI167173900020707268896
KAB. WONDAMA181339000206332178
KAB. TELUK BINTUNI3718390002068866516
KAB. FAK-FAK74173900020703124940
KAB. KAIMANA3519390002071264519
KAB. SORONG73173900020626123443
KAB. SORONG SELATAN2020390002065838413
KAB. RAJA AMPAT212039000205824069
KOTA SORONG2271939000207104293122
KAB. TAMBRAUW5163900020415764
KAB. MAYBRAT2123900020468242
KAB. BULUNGAN84254000006399206848
KOTA TARAKAN139354000006411484290
KAB. NUNUKAN107394000006403414560
KAB. MALINAU4816400000640976827
TANA TIDUNG1426400000634035813

Kuota Haji dan Lama Antrian

Kuota jemaah haji asal Indonesia tahun ini mendapatkan penambahan dari Pemerintah Arab Saudi sebesar 10.000 orang. Sehingga, kuota haji Indonesia menjadi 231.000 dari sebelumnya 221.000. Jumlah itu terdiri dari 212.520 jamaah haji reguler dan 18.480 orang haji khusus.

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2023

Kemenag menentukan Rp98.893.909,11 dengan komposisi Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji ) sebesar Rp69.193.734,00 (70%) dan nilai manfaat sebesar Rp29.700.175,11 (30%). Dengan demikian, ada kenaikan biaya yang harus dibayarkan jemaah dari Rp39.886.009,00 tahun 2022 menjadi Rp69.193.734,00 sebagai usulan tahun 2023.

Pelunasan Haji Plus

BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) harus disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH, baik secara tunai atau non teller.

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji ( BPIH) yang bisa dilakukan melalui transfer atau non-teller yaitu melalui ATM, internet banking, dan mobile banking

Kuota Untuk Lansia

Kuota untuk lansia sebesar satu persen dari kuota haji reguler sebanyak 204 ribu . jamaah haji dikatakan lansia jika sudah berusia 65 tahun ke atas

Berikut syarat dari Kementerian Agama (Kemenag) bagi calon jamaah kuota haji khusus:
Usia paling rendah 95 tahun dengan masa tunggu tiga tahun, atau terdaftar sebelum 26 Juni 2017
Usia 85-95 tahun dengan masa tunggu minimal lima tahun
Usia 65-85 tahun dengan masa tunggu 10 tahun.

Pengisian Sisa Kuota

  1. Jemaah haji berhak lunas tahun berjalan dan jemaah haji cadangan yang mengalami kegagalan pembayaran BPIH pada tiga pelunasan sebelumnya
  2. Jemaah haji lanjut usia minimal 75 tahun beserta pendampingnya
  3. Nomor porsi berikutnya yang berstatus sebagai cadangan sebanyak 10 persen dari sisa kuota tambahan masing-masing provinsi
  4. Nomor porsi berikutnya dalam urutan provinsi dan kabupaten/kota

Namun apabila pengisian kuota tetap tidak bisa penuh maka akan dibuka perpanjangan pelunasan kembali, sebagaimana disebutkan dalam Diktum Keenam.

Komponen Biaya Haji

Komponen-komponen yang menjadi tolok ukur BPIH, antara lain dalam bentuk US$ untuk biaya penerbangan Indonesia-Arab Saudi (pulang pergi/PP) dan biaya operasional di Arab Saudi. Sedangkan biaya tambahan dalam bentuk rupiah adalah untuk operasional dalam negeri. Secara ringkas masing-masing komponen perhitungan BPIH tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Biaya penerbangan adalah biaya yang harus dibayar oleh pemerintah kepada pihak penerbangan yang mengangkut jamaah haji yang dilakukan secara charter. Biaya angkutan udara merupakan komponen paling besar dalam susunan BPIH yaitu antara 40 persen sampai dengan 48 persen. Adapun komponen yang menjadi beban pihak penerbangan adalah seluruh biaya operasional angkutan penerbangan haji yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh Departemen Agama, antara lain free seat sebesar 2 persen untuk keperluan petugas haji, pelayanan waktu pemberangkatan yaitu check in di asrama haji embarkasi di tanah air termasuk angkutan orang dan barang, pelayanan pemulangan yaitu check in di Madinatul Hujaj Jeddah termasuk angkutan orang dan barang bawaan ke Bandara KAA Jeddah, pemberian gift away berupa koper, tas tentengan dan air zam-zam sebanyak 5 liter serta angkutan obat-obatan ke Jeddah untuk keperluan jamaah haji selama di Arab Saudi.
  • Biaya Operasional di Arab Saudi merupakan biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan operasional di Arab Saudi dan biaya yang harus dibayarkan oleh Pemerintah Indonesia kepada penyedia pelayanan haji di Arab Saudi. Biaya ini dibedakan menjadi biaya wajib dan biaya operasional. Biaya wajib, meliputi maslahah ammah (general service), akomodasi di Makkah, Madinah dan Madinatul Hujjaj, konsumsi dan transportasi. Sedangkan biaya operasional meliputi belanja pegawai atau honorarium petugas, belanja barang, belanja perjalanan, sewa gedung dan pemeliharaan serta biaya hidup (living cost) bagi jamaah haji selama di Arab Saudi.
  • Biaya operasional dalam negeri merupakan biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan operasional haji di Indonesia yang terdiri dari biaya operasional Pusat, biaya operasional di embarkasi, biaya operasional di daerah, airport tax dan biaya jasa administrasi bank.

BPIH untuk haji khusus (ONH plus) ditetapkan Pemerintah lebih tinggi daripada haji reguler karena terdapat perbedaan signifikan atas fasilitas yang dapat dinikmati oleh jamaah haji.

Untuk penyelenggaraan ibadah haji khusus ini Pemerintah bekerjasama dengan swasta yaitu perusahaan penyelenggaraan haji khusus dan umrah yang telah mendapatkan ijin dari Departemen Agama.

Di samping membayar besarnya BPIH yang telah ditetapkan, jamaah haji masih harus menanggung biaya lain yang tidak termasuk dalam komponen BPIH, yaitu biaya pemeriksaan kesehatan, perjalanan dari daerah asal ke asrama embarkasi dan sebaliknya, biaya ziarah di Arab Saudi dan biaya Dam (kewajiban untuk menyembelih kambing atau unta atau sapi yang dikenakan kepada jamaah haji yang tidak melaksanakan salah satu atau lebih kewajiban haji sesuai dengan ketentuan syariat). Struktur biaya penyelenggaraan ibadah haji secara terperinci adalah sebagai berikut

Pos terkait